Suasana khidmat menyelimuti lapangan SMP Negeri 1 Biau pada Senin pagi (6/4/2026). Meskipun matahari pagi mulai memancarkan terik yang menyengat, seluruh siswa dan guru tetap teguh mengikuti upacara bendera perdana yang dilaksanakan tepat setelah libur panjang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.

​Upacara kali ini terasa spesial sebagai momentum transisi kembali ke rutinitas sekolah. Bertindak sebagai petugas upacara adalah siswa-siswi dari kelas 9C yang menjalankan tugas. Sementara itu, posisi Pembina Upacara diisi oleh Ibu Febrianti, S.Pd.

​Dalam amanatnya, Ibu Febrianti menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama kesuksesan di masa depan. Namun, poin yang paling mencuri perhatian adalah keresahan beliau mengenai tren penggunaan media sosial di kalangan pelajar belakangan ini.

​"Ibu melihat banyak postingan yang belum sesuai dengan usia kalian. Ingat, apa yang kalian unggah hari ini adalah social branding kalian di masa depan. Jika dulu ada pepatah 'Mulutmu Harimaumu', maka di era digital ini 'Jempolmu Harimaumu',"* tegas Ibu Febrianti di hadapan ratusan siswa.

​Beliau juga mengingatkan bahaya cyber bullying dan perilaku saling merendahkan di ruang digital yang sering beliau temui. Pesan "Saring Sebelum Sharing" ditekankan sebagai prinsip utama agar media sosial tidak menjadi "bom waktu" yang merugikan diri sendiri di kemudian hari.

​Menutup amanatnya, Ibu Febrianti mengajak seluruh warga sekolah untuk menundukkan kepala sejenak, mendoakan kesuksesan siswa kelas 9 yang akan berjuang menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Rabu dan Kamis, 8-9 April mendatang.

​Dengan berakhirnya upacara ini, SMP Negeri 1 Biau resmi memulai kembali aktivitas akademik dengan semangat baru, mengedepankan etika digital dan kesiapan mental menghadapi ujian.