Pelaksanaan upacara bendera hari ini berlangsung dengan suasana yang cerah dan penuh makna. Bertindak sebagai pelaksana upacara adalah siswa-siswi dari Kelas 7E, yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara itu, Bapak Rizal Padjimbung, S.Pd. hadir sebagai Pembina Upacara, memberikan amanat yang memadukan apresiasi membanggakan sekaligus evaluasi tegas bagi seluruh peserta didik.

Mengawali amanatnya, Bapak Rizal menyampaikan apresiasi atas jalannya upacara yang dinilai sudah cukup baik.

​"Alhamdulillah hari ini pelaksanaan sudah cukup baik, walaupun di bagian barisan belakang masih ada siswa yang belum mengikuti upacara secara khidmat," ujar beliau mengingatkan pentingnya kedisiplinan saat prosesi berlangsung.

Suasana menjadi gemuruh oleh kebanggaan ketika pembina upacara mengumumkan sebuah prestasi gemilang. Salah satu siswa sekolah berhasil menyabet Medali Emas dalam ajang Karate Open Tournament se-Sulawesi Tengah.

​Hal ini menjadi sorotan khusus karena Dojo Karate sekolah terhitung masih sangat muda, baru berjalan sekitar tiga bulan.

​"Prestasi luar biasa ini membuktikan bahwa latihan yang serius, sungguh-sungguh, dan giat akan membuahkan hasil yang membanggakan, meskipun waktu persiapannya singkat," tegas Pak Rizal, memotivasi siswa lain untuk meneladani semangat juang tersebut.

Beralih ke topik akademik, Bapak Rizal mengingatkan bahwa kita telah berada di penghujung tahun 2025, yang artinya akhir Semester Ganjil sudah di depan mata. Beliau menyoroti masih adanya siswa yang bersikap acuh tak acuh (cuek) terhadap kelengkapan nilai tugas.

​Beliau menegaskan bahwa untuk mendapatkan hasil terbaik di Rapor Pendidikan, seluruh siswa wajib menuntaskan segala tunggakan tugas. Tidak ada ruang untuk bermalas-malasan jika ingin naik kelas dengan nilai memuaskan.

Menutup amanatnya, sorotan tajam diarahkan pada kedisiplinan dalam kegiatan kokurikuler. Masih ditemukan siswa yang sering membolos, padahal kokurikuler merupakan komponen vital dalam penilaian rapor.